Minggu, 21 Februari 2010

Sekolah

Kenapa Harus Belajar ke Sekolah ?


Bagi kebanyakan orang tua zaman sekarang, bersekolah merupakan rutinitas yang harus dijalani oleh anak-anak mereka masing-masing.

Selama orang tua tersebut masih sanggup membiayai anaknya untuk bersekolah tentu saja apapun dilakukan dengan harapan sang anak nantinya dapat menjadi seseorang yang berguna bagi kehidupan manusia nantinya kelak. Akan tetapi disini saya akan menelaah apa saja pentingnya dan tidak pentingnya bersekolah.


Sebagai contoh, ABG yang umurnya kurang dari 18 tahun atau bahkan lainnya, tentu pernah merasakan suatu titik jenuh dimana mereka enggan lagi untuk bersekolah.Mereka akan merasakan kepenatan tersendiri untuk mempelajari bahan-bahan yang diberikan oleh gurunya. Terutama pelajaran-pelajaran di Sekolah Menengah yang seringkali dianggap "racun" bagi mereka, seperti Fisika, Kimia, atau bahkan Matematika dengan segala macam rumus-rumus yang ada. Terlebih lagi adanya ujian nasional yang harus dihadapi seluruh pelajar di Indonesia pada umumnya. Belajar merupakan hal yang mau tidak mau, suka tidak suka harus dilakukan secara terus menerus bagi mereka (pelajar, red) tapi juga merupakan sebagai musuh terbesar mereka.

Jika benar belajar merupakan musuh bagi mereka, lalu kenapa mereka tetap konsisten di dalam menjalaninya. Untuk mengetahui hal tersebut ada baiknya kita telisik dahulu penjabaran berikut. Pelajar pada umumnya terbagi menjadi beberapa kategori. Kategori pertama adalah pelajar yang bertipe rajin dan selalu berusaha untuk mengerti setiap materi yang diberikan di sekolahnya. Pelajar yang bertipe seperti ini akan selalu mencintai pelajaran-pelajarannya walaupun mereka mengeluh sekalipun. Anda tentu pernah melihat teman semasa sekolah yang mengatakan bahwa ia tidak bisa mengerjakan soal ujian nya, akan tetapi begitu nilai ujian tersebut diumumkan, nilai nya ternyata hampir mendekati nilai sempurna. Suck!

Lalu kategori selanjutnya adalah pelajar yang bertipe senang bermain tetapi nilai akademis nya termasuk ke dalam tingkatan yang cukup tinggi di kelasnya. Pelajar seperti ini biasanya merupakan tipe-tipe manusia yang menpunyai cukup keberuntungan di dalam hidupnya. Siapa tahu, saat sedang bermain ternyata ia mendapat ilham dari yang maha kuasa, atau bahkan "ilham" itu didapat sewaktu ujian... Only God and s/he knows.

Lalu kategori pelajar yang lain adalah tipe-tipe yang malas belajar, lalu tidak pernah mendapatkan nilai bagus saat ia bersekolah. Sudah malas, tidak ada usaha pula. Mau jadi apa negara kita ini nantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar